Connect with us

Tips Bisnis

5 Cara Menulis Daftar Pustaka Dari Sumber Internet, Penting Diketahui Agar Tidak Keliru

5 Cara Menulis Daftar Pustaka Dari Sumber Internet, Penting Diketahui Agar Tidak Keliru

Untuk penulisan daftar pustaka dari buku, ada beberapa kaidah penulisan yang harus kamu pahami. Ingat lagi rumus “natajukopen” yang sudah dijelaskan di atas untuk memudahkan kamu dalam mengingat. Dalam penulisan daftar pustaka, gelar pengarang tidak dicantumkan. Daftar Pustaka Jika buku ditulis oleh 2 orang, maka semua nama ditulis, nama pengarang kedua tidak perlu dibalik susunannya. Rumus tersebut merupakan urutan penulisan daftar pustaka dari buku yang jika dijabarkan adalah sebagai berikut.

Banyak artikel yang dimuat dalam net yang kemudian dikutip untuk tinjauan pustaka. Dalam penulisan daftar pustaka yang bersumber dari buku, ditulis dengan urutan Nama Penulis, Tahun, Judul Buku, Kota Penerbit, Penerbit. Style penulisan daftar pustaka jurnal yang berasal dari web ini tidak jauh beda dari jurnal cetak. Jakarta – Daftar pustaka adalah kumpulan dari seluruh sumber yang digunakan saat proses menyusun buku atau artikel ilmiah. Teknik penulisan daftar pustaka yang benar sangat penting diketahui sebelum menyelesaikan karya berupa buku atau artikel ilmiah. Berikut ini adalah cara penulisan daftar pustaka dari jurnal dengan menggunakan gaya MLA atau MLA style. Tak hanya dari buku, daftar pustaka juga bisa dari web, makalah, skripsi, jurnal, dan yang lainnya.

5 Cara Menulis Daftar Pustaka Dari Sumber Internet, Penting Diketahui Agar Tidak Keliru

Pastikan teman-teman menggunakan tanda titik (.) untuk membatasi urutan nama, tahun terbit, judul buku, hingga kota dan nama penerbit. Dari segi penulisan, daftar pustaka ditulis sesuai dengan kaidah tertentu.

Internet memang bisa menjadi sumber penulisan karya tulis. Di Net, banyak tersaji data dan informasi yang sangat luas. Lalu, bagaimana cara membuat daftar pustaka dari net? Pertama-tama, kita wajib menuliskan nama pengarangnya. Kedua, kamu juga wajib mencantumkan web link cara menulis daftar pustaka dari jurnal artikelnya. Terakhir, jangan lupa tambahkan tanggal akses artikelnya. Cara menulis daftar pustaka tidak selalu sama dan berbeda tergantung dari sumber tulisan.

Nama pengarang, tahun penerbitan, judul kamus/ensiklopedi, nama penerbit dan tempat penerbit. tirto.id – Saat menulis tulisan ilmiah, maka wajib hukumnya untuk mencantumkan referensi pendukung. Jurnal ilmiah merupakan salah satu referensi favorit setelah buku yang sering dirujuk atau dikutip. Daftar pustaka wajib ditulis berdasar urutan abjad nama belakang dari sang penulis buku tersebut. Jadi, bukan nama awal dari sang penulis, melainkan nama belakang. Bagaimana jika buku yang kamu kutip ditulis oleh empat orang atau lebih? Jika nama pengarang terdiri dari empat orang atau lebih, maka pengarangnya tidak ditulis semua.

Penulisan untuk nama pengarang yang merupakan orang Tionghoa/Jepang/Korea tidak perlu dibalik, karena nama keluarganya memang ada di depan. Kategori sumber berpengaruh terhadap cara penulisan daftar pustaka itu sendiri.

Namun, jika menemukan beberapa sumber dari net yang tak mencantumkan nama penulis atau waktu terbitnya, tentu memiliki layout penulisannya tersendiri. Caranya adalah menggantinya dengan ditulis “____”. Lalu, dilanjutkan tetap dengan mencantumkan judul artikel dan alamat web URL serta waktu kamu mengaksesnya. Cara menulis daftar pustaka dari jurnal perlu kamu perhatikan mulai dari penulisan judul bukunya, nama penerbit, penulis, dan lain sebagainya. Hal ini bertujuan agar terdapat kejelasan dari sumber jurnal yang kamu ambil sebagai referensi tulisan atau penelitianmu, sehingga dapat di buktikan atau dapat di pertanggung jawabkan. Ketika menulis sebuah karya ilmiah, tata cara menulis daftar pustaka wajib diperhatikan.

Setelah judul juga akan dicantumkan karya tulis apa yang digunakan. Jurnal juga sering digunakan sebagai sumber karya tulis. Daftar pustaka yang sumbernya dari jurnal sama dengan daftar pustaka umumnya. Hanya terdapat tambahan nama jurnal, quantity dan halaman jurnal. Daftar pustakanya juga tidak memuat kota terbit dan nama penerbit.

Supaya kamu lebih paham, coba perhatikan banyak contoh daftar pustaka yang bukan dari buku. Pertama-tama, kita akan membahas daftar pustaka dari makalah. Lagi-lagi hal ini bertujuan untuk memudahkan pembaca apabila ingin menemukan sumber asli. Saat mengutip dari buku, kamu harus mencantumkan halaman buku. Untuk buku dari pakar terkenal, biasanya dicetak berkali-kali. Nah, berbeda tahun terbit, berbeda pula letak halamannya. Inilah alasan mengata tahun terbit harus ditulis miring.